Rambut Berminyak dan Basah yang Menempel di Tengkuk
Rambut membawa minyak alami, kotoran, dan sisa produk styling. Saat rambut panjang atau lembap terus menempel pada tengkuk, minyak tersebut berpindah ke kulit dan memperparah sumbatan pori.
Pastikan mengeringkan rambut setelah keramas, terutama sebelum tidur. Ikat rambut saat berolahraga atau ketika cuaca sangat panas agar area tengkuk tidak terlalu lembap.
Residu Produk Rambut
Sisa conditioner, hair mask, pomade, hair oil, dry shampoo, atau styling spray dapat menempel di garis rambut hingga belakang leher. Produk yang terlalu berat atau berminyak memperburuk bruntusan pada orang dengan kulit mudah berjerawat.
Bilas conditioner dan masker rambut hingga benar-benar bersih. Gunakan produk rambut secukupnya dan perhatikan apakah jerawat muncul setelah kamu mencoba produk baru.
Sarung Bantal, Handuk, dan Helm yang Jarang Dibersihkan
Minyak rambut, keringat, sel kulit mati, dan sisa produk perawatan bisa menumpuk pada sarung bantal. Handuk lembap dan helm yang kotor juga memperburuk iritasi kulit. Ganti sarung bantal secara rutin, gunakan handuk yang bersih, dan pastikan helm mengering sempurna setelah dibersihkan.
Stres, Kurang Tidur, dan Perubahan Hormon
Stres serta waktu tidur yang kurang memengaruhi kondisi kulit dan memperburuk jerawat pada sebagian orang. . Perubahan hormon juga meningkatkan produksi minyak, terutama menjelang menstruasi atau saat tubuh mengalami perubahan tertentu. Bila jerawat di tengkuk muncul berulang bersama jerawat di rahang, wajah, dada, atau punggung, faktor hormonal mungkin ikut berperan. Beberapa kondisi kesehatan tertentu bisa melemahkan sistem imun sehingga kulit kepala dan leher lebih mudah terinfeksi.