AIC Surabaya

Senin - Jumat: 13.00 - 21.00 | Sabtu: 10.00 - 13.00

AIC Jakarta

Senin: 12.00 – 16.00 | Selasa – Jumat: 12.00 – 20.00 | Sabtu: 10.00 – 18.00

Suntik Jerawat Bikin Bopeng? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

Suntik Jerawat Bikin Bopeng? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

Monday, 21 Sep 2026

Jerawat besar dan meradang memang terasa mengganggu, apalagi ketika muncul menjelang acara penting. Suntik jerawat sering menjadi pilihan karena mampu membantu meredakan pembengkakan lebih cepat. Namun, sebagian orang justru melihat cekungan setelah jerawat kempes. Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan, benarkah suntik jerawat bikin bopeng?

Pada dasarnya, suntik jerawat tidak otomatis menimbulkan bopeng. Tapi muncul kekhawatiran yang cukup mengganggu: apakah suntik jerawat bikin bopeng? Pertanyaan ini wajar muncul, apalagi kalau kamu pernah mendengar cerita teman atau membaca ulasan negatif di internet. Yuk, cari tahu faktanya lewat penjelasan berikut ini.

Apa Itu Suntik Jerawat?

Suntik jerawat adalah tindakan medis yang menggunakan kortikosteroid, biasanya triamcinolone acetonide, untuk meredakan peradangan pada jerawat besar. Dokter menyuntikkan obat ini langsung ke titik jerawat sehingga ukurannya mengecil dalam waktu singkat. Prosedur ini bukan perawatan yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah karena butuh ketepatan dosis dan teknik dari dokter kulit yang berpengalaman.

Bagaimana Cara Kerja Suntik Jerawat?

Kortikosteroid bekerja dengan menekan reaksi peradangan di dalam lesi jerawat. Setelah obat masuk ke titik yang tepat, pembengkakan dapat berkurang dan jerawat perlahan mengempis. Suntikan tidak mengatasi seluruh penyebab jerawat pada wajah. Tindakan ini hanya menargetkan lesi tertentu. Karena itu, dokter mungkin tetap menyarankan obat oles, obat minum, skincare, atau treatment lain untuk mengendalikan jerawat secara menyeluruh dan mencegahnya muncul kembali.

Jenis Jerawat yang Bisa Mendapatkan Suntikan

Tidak semua jerawat memerlukan suntikan. Dokter umumnya mempertimbangkan tindakan ini untuk beberapa kondisi berikut:

  • Jerawat nodul, yaitu benjolan keras dan besar di bawah kulit
  • Jerawat kistik yang berisi cairan atau nanah dan terasa sangat nyeri
  • Jerawat meradang yang sudah bertahan lama dan tidak kunjung mengempis
  • Jerawat yang berisiko tinggi meninggalkan bekas jika dibiarkan tanpa penanganan
  • Jerawat yang terasa nyeri saat disentuh

Suntik jerawat tidak cocok untuk komedo atau jerawat kecil tanpa peradangan berat. Pemeriksaan dokter membantu memastikan bahwa manfaat tindakan lebih besar daripada risikonya.

Benarkah Suntik Jerawat Bikin Bopeng?

Anggapan bahwa suntik jerawat bikin bopeng tidak sepenuhnya benar. Saat dokter menjalankan prosedur dengan indikasi, dosis, dan teknik yang tepat, suntikan justru membantu meredakan inflamasi yang berisiko merusak jaringan kulit.

Cekungan yang muncul setelah jerawat kempes juga belum tentu berasal dari suntikan. Jerawat nodul dan kistik menyebabkan kerusakan kolagen sejak peradangan berlangsung. Bentuk bopeng baru terlihat lebih jelas setelah benjolan mengempis sehingga suntikan sering dianggap sebagai penyebab utamanya.

Namun, suntikan kortikosteroid tetap memiliki risiko efek samping. Kementerian Kesehatan menyebut penggunaan dalam jangka panjang akan menyebabkan hilangnya jaringan lemak dan kulit. Kondisi ini dapat membentuk atrofi lokal yang tampak seperti cekungan.

Penyebab Bopeng Setelah Suntik Jerawat

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko munculnya cekungan setelah tindakan, antara lain:

Teknik Penyuntikan Kurang Tepat

Obat perlu masuk tepat ke dalam lesi jerawat. Suntikan yang terlalu dalam atau meleset dapat memengaruhi jaringan sehat dan lemak di sekitar jerawat.

Dosis atau Konsentrasi Terlalu Tinggi

Kortikosteroid dapat menekan peradangan, tetapi dosis berlebihan berisiko menipiskan kulit dan jaringan di bawahnya. Dokter harus menyesuaikan konsentrasi dengan ukuran, lokasi, dan tingkat peradangan jerawat.

Suntikan Berulang pada Titik yang Sama

Penyuntikan berulang dengan jeda terlalu singkat dapat meningkatkan paparan kortikosteroid pada jaringan. Kondisi ini memperbesar risiko atrofi lokal.

Peradangan Jerawat Sudah Terlalu Berat

Jerawat kistik dapat merusak kolagen dan membentuk acne scar meskipun tidak mendapat suntikan. Semakin lama peradangan berlangsung, semakin besar risiko jaringan kulit mengalami kerusakan.

Cara Mencegah Bopeng Saat Melakukan Suntik Jerawat

Risiko bopeng dapat ditekan dengan langkah berikut:

  • Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu bersama dokter
  • Pastikan jenis jerawat memang membutuhkan suntikan
  • Hindari menyuntik jerawat sendiri atau melalui tenaga nonmedis
  • Jangan mengulang suntikan tanpa evaluasi dokter
  • Hindari memencet dan mengorek jerawat setelah tindakan
  • Ikuti petunjuk perawatan kulit selama masa pemulihan
  • Segera konsultasi ketika area suntikan terlihat cekung atau berubah warna

Apakah Bopeng Setelah Suntik Jerawat Bisa Pulih?

Peluang pemulihan bergantung pada penyebab dan kedalaman cekungan. Atrofi ringan dapat membaik secara bertahap pada sebagian orang ketika efek kortikosteroid berkurang. Namun, bopeng akibat kerusakan kolagen biasanya memerlukan treatment khusus.

Dokter perlu membedakan atrofi akibat suntikan dengan ice pick, boxcar, atau rolling scar. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan tindakan seperti microneedling radiofrequency, laser fraksional, subcision, atau scarfill. Jangan langsung menjalani treatment sebelum kondisi kulit mendapat diagnosis yang tepat.

Suntik Jerawat Anti Bopeng di Acne Institute Surabaya

Acne Institute Surabaya merupakan klinik spesialis kulit dan kelamin yang fokus menangani jerawat serta bekas jerawat. Acne Institute berada di bawah Klinik dr. Ratna yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam bidang dermatologi estetika. Setiap pasien menjalani evaluasi untuk mendapatkan rencana perawatan yang sesuai dengan jenis dan tingkat keparahan jerawat.

Dengan pengawasan dermatologis berpengalaman, dokter akan menentukan apakah jerawat perlu mendapat suntikan atau justru memerlukan pilihan treatment lain. Pendekatan personal ini penting untuk memperoleh hasil optimal sekaligus menekan risiko efek samping.

Kesimpulan

Jadi, pernyataan suntik jerawat bikin bopeng tidak selalu tepat. Cekungan dapat muncul akibat teknik yang kurang presisi, dosis atau konsentrasi berlebihan, suntikan terlalu sering, maupun kerusakan kolagen yang sudah terjadi karena peradangan jerawat. Tindakan medis yang tepat selalu berawal dari diagnosis yang akurat.

Jangan biarkan jerawat meradang berkembang menjadi bekas yang lebih sulit ditangani. Lakukan konsultasi dan treatment suntik jerawat bersama dokter di Acne Institute Surabaya yang menawarkan penanganan personal, teknologi dermatologi modern, serta perawatan lanjutan sesuai kondisi kulit. Hubungi WhatsApp atau datang langsung ke klinik kami yang berlokasi strategis untuk menjalani pemeriksaan. Booking konsultasi sekarang dan tangani jerawat dengan prosedur medis yang lebih terarah sejak awal.

Hubungi Acne Institute Clinic Surabaya untuk Dapatkan Treatment Atasi Bekas Jerawat Bopeng!

Kunjungi klinik Acne Institute di Surabaya atau Jakarta dan wujudkan kulit sehat tanpa bekas jerawat, untuk kembali tampil percaya diri setiap hari!

Artikel Terkait

Ini Bahaya di Balik Kebiasaan Memencet Jerawat yang Perlu Diwaspadai!

Jerawat seringkali muncul di saat yang tidak diinginkan, dan...

Mitos atau Fakta Suntik Jerawat Bisa Bikin Bopeng, Penjelasan Medis yang Tepat

Treatment jerawat dengan resiko bopeng adalah kekhawatiran y...

5 Fakta Mengejutkan soal Makeup Saat Wajah Berjerawat yang Perlu diKetahui

Ketika wajah berjerawat, banyak orang langsung menghindari m...

6 Fakta Acne Institute Clinic yang Bikin Berbeda dari Klinik Jerawat Lainnya

Jerawat bukan sekadar masalah kulit biasa. Bagi banyak orang...

Apa Itu Retinoid Dermatitis? Penyebab dan Gejala yang Perlu Diketahui

Retinol, tretinoin, dan berbagai turunan retinoid sering men...