Sering Menyentuh atau Memencet Jerawat
Tangan menyentuh banyak benda sepanjang hari, mulai dari ponsel, gagang pintu, meja, hingga kendaraan umum. Saat kamu menyentuh tengkuk atau memencet jerawat, minyak dan kotoran dari tangan dapat berpindah ke kulit.
Memencet jerawat juga bisa memperparah peradangan dan meningkatkan risiko munculnya bekas hitam atau jaringan parut. Sebaiknya, hindari menyentuh area leher terlalu sering. Saat kulit terasa berkeringat atau gatal, bersihkan perlahan menggunakan tisu bersih atau segera mandi ketika memungkinkan.
Jarang Mengganti Sarung Bantal dan Handuk
Sarung bantal menyimpan minyak rambut, keringat, sisa skincare, dan sel kulit mati. Area leher belakang sering bersentuhan dengan sarung bantal saat tidur sehingga kebersihannya perlu diperhatikan. Handuk lembap yang digunakan berulang kali juga dapat memindahkan kotoran ke kulit.
Biasakan mengganti sarung bantal secara rutin, terutama jika rambut mudah berminyak. Gunakan handuk yang bersih, kering, dan tidak dipakai bersama untuk mengurangi perpindahan kotoran dan bakteri.
Faktor Hormonal, Stres, dan Pola Makan
Jerawat di belakang leher juga dapat dipengaruhi perubahan hormon, misalnya saat pubertas, menjelang menstruasi, selama kehamilan, atau akibat kondisi hormonal tertentu. Stres dan kurang tidur juga memperburuk jerawat karena meningkatkan produksi minyak dan membuat perawatan kulit menjadi kurang konsisten.
Pada sebagian orang, konsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan juga memperparah jerawat. Namun, respons terhadap pola makan dapat berbeda pada setiap individu.